Pengertian MCK, Macam-Macam Kegunaan dan Perlengkapannya – Mungkin Anda sudah akrab dengan istilah yang satu ini. Meski keberadaannya sudah jarang karena kemajuan zaman. Yang mana kebanyakan orang zaman sekarang sudah memiliki kamar mandi dan toilet sendiri.
Pengertian MCK adalah bentuk modern dari toilet tradisional yang tidak lagi menggunakan bilik empang (kolam). Oleh karena bangunannya sudah menggunakan beton sebagaimana toilet di tempat umum.
Sebagaimana kamar mandi atau toilet pada tempat-tempat publik seperti mall atau lokawisata. MCK juga memiliki banyak WC, biasanya terdiri dari minimal 2-4 WC yang berjejer dalam ruangan kecil.
Apa Itu MCK?
MCK adalah singkatan dari Mandi, Cuci, Kakus. Tentu kepanjangannya demikian, walau mungkin ada sebagian orang yang mengira singkatan dari Mandi-Cuci-Kaki. MCK Merupakan fasilitas yang digunakan untuk kebutuhan dasar kebersihan seperti mandi, mencuci, dan buang air. Umumnya, MCK dibangun bersama-sama di lingkungan padat penduduk, terutama bagi masyarakat dengan keterbatasan akses terhadap sanitasi pribadi.
Fasilitas ini menjadi solusi penting dalam menjaga kebersihan dan kesehatan masyarakat di area permukiman yang belum memiliki kamar mandi atau toilet pribadi. Menurut standar sanitasi nasional, MCK harus memenuhi syarat kebersihan, ketersediaan air bersih, dan sistem pembuangan limbah yang aman.
Bangunan MCK juga harus dirancang agar mudah dibersihkan, memiliki ventilasi yang baik, dan tidak mencemari sumber air di sekitarnya. Dengan memenuhi standar tersebut, MCK dapat berfungsi optimal dalam menjaga kesehatan lingkungan serta mencegah penyebaran penyakit berbasis air.
Apa Saja Fungsi & Kegunaan dari MCK?

Mayoritas MCK pembangunannya terletak dekat sumber air sehingga bisa mengurangi biaya air. Sebab airnya berasal dari mata air murni, baik sumur maupun sungai jernih.
Berikut adalah beberapa kegunaan MCK berdasarkan kebiasaan-kebiasaan para pemakainya dari dulu hingga sekarang:
1. Tempat Buang Hajat
Pengertian MCK sebagai tempat buang hajat memang sudah sangat lekat. Meskipun fungsi MCK bisa lebih dari sekadar itu.
Namun memang image MCK sebagai toilet umum membuatnya seringkali identik dengan tempat buang air besar dan kencing belaka.
Baca Juga: Mengenal Fungsi dan Keunggulan Toilet Darurat Bencana Alam
2. Mandi
Selanjutnya, MCK bisa menjadi tempat mandi. Anda yang memiliki rasa toleransi tinggi saat memakai kamar mandi umum begini, tentu MCK akan sangat membantu dalam mengatasi mereka yang belum memiliki kamar mandi pribadi.
Biasanya karena sulitnya air sehingga tidak semua rumah merasa memiliki air yang memuaskan untuk mandi. Alhasil mereka pilih mandi di MCK saja.
3. Tempat Cuci Pakaian
Tempat untuk mencuci pakaian juga identik dengan MCK. Zaman dulu banyak ibu-ibu memilih datang ke MCK untuk sekadar mencuci pakaian.
Untuk itulah sebaiknya selain ada toiletnya, MCK juga harus menyediakan lokasi khusus mencuci baju supaya tidak ada orang yang mencuci dalam kamar mandi sehingga membuat lantai licin karena deterjen dan sabun colek.
4. Tempat Cuci Kendaraan
Untuk sekadar mencuci motor, beberapa orang memilih datang ke MCK daripada harus membayar jasa mencuci motor. Tapi sebetulnya tindakan ini kurang direkomendasikan karena dampaknya.
Bila tiap orang mencuci motor maka akan timbul kerumunan dan kekumuhan bilamana terjadi tiap hari. Limbah pembersihan motor ini bisa memenuhi area sekitar MCK.
5. Tempat Cuci Perabotan
Mereka yang baru saja selesai hajatan atau acara besar mungkin akan memilih datang ke MCK hanya untuk mencuci gerabah. Tentunya ini boleh saja asalkan tidak menimbulkan sampah berserakan.
Sampah-sampah sisa makanan bila sembarangan membuangnya rawan sekali membuat saluran got MCK jadi macet dan akhirnya kawasan MCK ini bau busuk seperti TPS (tempat pembuangan sampah). Padahal pengertian MCK sebagai tempat mandi, cuci dan kakus harus selalu higienis harusnya.
Daftar Perlengkapan MCK Memenuhi Standar
Apa saja daftar perlengkapan untuk MCK yang memenuhi standar? Sesuai dengan pengertian MCK sebagai tempat untuk mandi, cuci dan kakus, bukan berarti segalanya harus ada. Maka hanya terpilih beberapa jenis peralatan dan perlengkapan yang memenuhi standar berikut ini:
- Toilet
- Kamar Mandi
- Wastafel
- Area Mencuci
- Sumur
- Pipa dan Keran Air
- Sapu
- Sikat Lantai
- Alat Pel
- Karbol
Kiranya apalagi yang perlu untuk kita tambahkan daftar ini? Tentunya masih ada seperti keset, karpet kamar mandi maupun pengharum ruangan seperti kapur barus untuk mencegah kecoa. Namun ini sifatnya tidak terlalu butuh mengingat biasanya MCK memiliki budget terbatas.
Apa Saja Jenis-jenis MCK?

1. MCK Umum
MCK Komunal atau Umum adalah fasilitas mandi, cuci, dan kakus yang digunakan bersama oleh beberapa keluarga dalam satu lingkungan. Jenis MCK ini sering dijumpai di kawasan padat penduduk, perkampungan, atau wilayah dengan keterbatasan lahan.
Tujuannya untuk memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap sanitasi yang layak meskipun tidak memiliki fasilitas pribadi di rumah. Biasanya, MCK komunal dibangun oleh pemerintah atau lembaga sosial sebagai bagian dari program kesehatan lingkungan.
Sumber airnya berasal dari sumur bor atau PDAM, dengan beberapa bilik mandi dan toilet yang terpisah untuk menjaga kenyamanan pengguna. Contoh paling umum bisa Anda temukan di kampung padat penduduk atau di lokasi relokasi bencana.
2. MCK Permanen
MCK permanen adalah fasilitas mandi, cuci, dan kakus yang dibangun secara tetap dengan struktur kuat. Biasanya, jenis ini bisa Anda temukan di area permukiman padat atau fasilitas publik seperti sekolah, pasar, terminal, hingga kantor desa.
Karena sifatnya permanen, bangunan MCK ini dirancang untuk tahan lama dan mudah dirawat oleh masyarakat sekitar. Ciri khas MCK permanen terletak pada konstruksinya yang menggunakan beton kokoh serta dilengkapi sistem pembuangan air limbah seperti septic tank.
Beberapa juga memiliki sistem pengolahan limbah sederhana agar air buangan tidak mencemari lingkungan. Dengan desain seperti ini, MCK permanen mampu menunjang kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat dalam jangka panjang.
Baca Juga: Mengenal Fungsi dan Keunggulan Toilet Darurat Bencana Alam
3. Variasi MCK Lainnya
Selain MCK umum & permanen, ada juga MCK yang bersifat sementara dan fleksibel untuk kondisi tertentu. Biasanya digunakan pada situasi darurat, acara besar, atau area yang belum memiliki infrastruktur sanitasi tetap.
Berikut beberapa variasi MCK yang umum digunakan:
- MCK Darurat: Dibangun cepat di lokasi bencana, biasanya menggunakan tenda atau bilik portable.
- MCK Bergerak (Mobile Toilet): Dapat dipindahkan dengan mudah, cocok untuk acara konser, festival, atau proyek lapangan.
- MCK Rumah Tangga: Fasilitas pribadi di rumah, sederhana namun tetap memiliki fungsi lengkap seperti MCK umum.
Contoh penerapannya bisa Anda lihat pada toilet portable di konser atau MCK tenda di area pengungsian yang dirancang untuk kenyamanan sementara namun tetap higienis.
Faktor-Faktor Penghambat Kebersihan MCK
Sebuah MCK biasanya dibangun dengan menggunakan dana iuran warga maupun dana desa yang memang alokasinya untuk program kesehatan masyarakat dan sanitasi lingkungan seperti ini. Namun kebanyakan MCK tidak memiliki petugas kebersihan khusus sehingga perihal kebersihannya menjadi tanggungjawab warga bersama.
Fakta menunjukkan bahwa meski menjadi tanggungjawab bersama namun masih banyak oknum pengguna MCK yang tidak menjaga kebersihan. Sehingga perilaku akumulatif dari mereka seringkali menimbulkan berbagai kerusakan, seperti hal-hal berikut ini:
1. Kerusakan Pintu Kamar Mandi
Rusaknya pintu kamar mandi bisa menjadi faktor yang menghalangi kebersihan MCK. Sebagaimana pengertian MCK sebagai tempat mandi, cuci dan kakus harusnya bisa tetap tampil tertutup rapat dengan pintu yang bagus.
2. Perilaku Vandalisme
Vandalisme adalah aksi mencoret-coret tembok dalam maupun bagian luar MCK yang membuat bangunan ini jadi tampil berantakan. Coret-coret ini seringkali tak terhindarkan karena perilaku vandalisme ini selalu saja terjadi meski sudah tertera peraturan dan upaya penegakkan sanksi.
3. Kerusakan WC
Rusaknya WC menjadi beban tersendiri ke depannya karena membuat orang-orang enggan mengunjungi MCK lagi. Padahal pengertian MCK sebagai suatu infrastruktur kemudahan bersama malah berubah jadi tempat yang menakutkan karena WC mampet, jorok, kuning, hitam, kusam dan lain sebagainya.
4. Keruhnya Air Bak Mandi
Air bak mandi bisa menjadi keruh bilamana baknya tidak pernah terkuras. Inilah yang kerap terjadi pula pada MCK. Pemakaian massal tanpa adanya petugas kebersihan membuat air bak menjadi rawan sebagai tempat debu, kotoran dan jentik-jentik nyamuk.
5. Pencurian Fasilitas MCK
Budaya ngutil ternyata bisa saja terjadi di MCK. Biasanya yang hilang adalah benda-benda yang mudah terambil seperti gayung atau ember.
6. Bau Tidak Sedap
Kebersihan yang tidak terjamin membuat bau MCK jadi menyengat. Dari jauh saja sudah tercium bau tahi dan air seni yang bersatu padu. Bau ini akan sangat sulit hilang tanpa pembersihan maksimal bahkan sampai harus renovasi lantai dan jamban.
7. Lantai Licin
Umumnya lantai MCK memang terkesan licin. Tentu fasilitas ini menjadi begitu tidak terawat karena tiap orang enggan menjadi tukang bersih-bersih, meski dirinya adalah pengguna aktif.
8. Rentan Menjadi Sumber Penyakit
Kumpulan jentik-jentik nyamuk membuat MCK bisa menjadi sarang nyamuk. Selain itu bakteri yang berkumpul dan melekat pada tiap sudut membuat pengertian MCK tidak lagi menjadi tempat membersihkan diri, tapi justru menjadi tempat sumber penyakit.
Baca Juga: Solusi Ampuh WC Kucel dan Licin, Bagaimana Caranya?
Beberapa manfaat MCK ini yang seharusnya perlu dilestarikan dengan budaya hidup bersih. Kesehatan lingkungan hanya bisa tercapai dengan sikap tanggungjawab dalam gotong-royong. Tanpa ini semua tentu saja kebersihan MCK jadi mustahil.
Gimana Sudah Tahu Kepanjangan MCK, Kan?
MCK merupakan fasilitas penting yang berfungsi untuk mandi, mencuci, dan buang air. Keberadaan MCK yang layak membantu menjaga kebersihan diri, kesehatan lingkungan, serta mencegah penyebaran penyakit. Karena itu, penting untuk memperhatikan jenis, kegunaan, dan perlengkapan di dalam MCK agar fasilitas ini dapat berfungsi optimal dan nyaman digunakan oleh semua orang.
Jika Anda tinggal di lingkungan atau perumahan yang belum memiliki MCK yang layak, mulailah berinisiatif bersama pengelola wilayah atau RT setempat. Bangun dan kelola MCK dengan baik, serta pastikan saluran sanitasi dibuat secara benar dan sehat, agar air limbah tidak mencemari lingkungan. Langkah kecil ini bisa membawa dampak besar bagi kebersihan dan kesehatan masyarakat sekitar.
